UPDATE Capaian Vaksinasi Covid-19 RI: 83 Juta Dosis Pertama, 46 Juta Dosis Kedua

Berikut update vaksinasi Covid 19 di Indonesia hingga Kamis (23/9/2021) pukul 12.00 WIB. Dikutip dari vaksin.kemkes.go.id , 83.248.128 orang telah menerima vaksin Covid 19 dosis pertama. Jumlah ini mencapai 39,97 persen dari target vaksin yang ditetapkan pemerintah.

Sedangkan dosis kedua sudah diterima oleh sebanyak 46.980.347 orang atau 22,56 persen. Diketahui pemerintah menargetkan penerima vaksin sebanyak 208.265.720 orang. Sementara itu sebanyak 1.969.170 nakes sudah mendapat vaksin dosis pertama.

Dosis kedua sudah diterima 1.813.512 nakes. Sedangkan vaksinasi dosis ketiga khusus nakes sudah diterima oleh 878.589 orang. Untuk kategori lanjut usia (lansia), pemerintah menargetkan vaksinasi kepada 21.553.118 orang.

Sementara itu untuk lansia, sebanyak 6.094.500 orang sudah mendapat vaksin dosis pertama. Sedangkan dosis kedua baru diterima oleh 4.217.028 lansia atau sekira dari 19,57 persen dari target yang ditetapkan untuk lansia. Adapun untuk kelompok usia 12 17 tahun, pemerintah menargetkan vaksin pada 26.705.490 orang.

Vaksinasi dosis pertama sudah diterima oleh 3.416.188 orang (12,79 persen). Sedangkan dosis kedua diterima oleh 2.360.764 orang (8,84 persen). Sementara itu pemerintah terus mendorong program vaksinasi untuk mencapai kekebalan komunal (herd immunity) terhadap virus corona (Covid 19).

Terlebih saat ini telah banyak muncul varian baru Covid 19 yang diketahui memiliki sifat lebih mudah dan cepat menular. Langkah percepatan program vaksinasi ini pun kini turut didorong berbagai pihak, termasuk sektor swasta hingga organisasi masyarakat dan kepemudaan. Seperti yang digelar Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (GM FKPPI) .

Organisasi ini ini mengadakan program vaksinasi massal secara gratis di 5 provinsi meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Tengah. Program yang terbuka untuk masyarakat umum ini dilaksanakan cukup lama yakni selama satu bulan, mulai dari 22 September hingga 24 Oktober mendatang. Sehingga diharapkan masyarakat masih memiliki waktu dan kesempatan dalam mendapatkan vaksinasi gratis demi mencapai herd immunity.

Ketua Umum GM FKPPI Shandy Mandela mengatakan bahwa program vaksinasi massal ini merupakan bentuk rasa syukur GM FKPPI dalam memperingati ulang tahun ke 43. Sehingga peringatan tersebut dialihkan menjadi kegiatan Bakti GM FKPPI untuk masyarakat peduli sehat. "GM FKPPI adalah organisasi kepemudaan yang menjadi salah satu garda terdepan bangsa. Harapan kami pelaksanaan acara ini dapat menjadi bakti kami bagi negara dan masyarakat luas sekaligus mengucap syukur atas usia organisasi ini yang telah mencapai 43 tahun," kata Shandy, saat membuka program vaksinasi massal di Polsek Tajur Halang, Depok, Jawa Barat.

Menurutnya, merupakan hal yang sangat wajar bagi para pemuda untuk ikut berpartisipasi secara aktif dalam mensukseskan program pemerintah. "(Satu diantaranya) membantu penyebaran vaksinisasi yang massive untuk dapat mempercepat pandemi segera usai," jelas Shandy. Program vaksinasi massal ini, kata dia, dapat diwujudkan melalui kerja sama dan dukungan sejumlah pihak, mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), PT Respati Solusi Rekatama, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), PT KKS dan Sosro.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana program tersebut, Ruandi Maulana mengatakan bahwa kegiatan yang dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini tentunya menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi para peserta. Terkait kegiatan vaksinasi massal pada hari ini, organisasi tersebut menargetkan 1.500 peserta. Sementara dari data yang tercatat hingga siang tadi, peserta yang hadir mencapai 70 persen dari angka yang ditargetkan per harinya.

"Pada vaksinasi pertama kali ini ditargetkan 1.500 vaksinasi, yang telah tercatat sampai siang (kemarin) sebanyak 70 persen," kata Ruandi. Para peserta vaksinasi pun terdiri dari beberapa kelompok usia, mulai dari pemuda hingga orang dewasa. Selain itu, dalam kegiatan tersebut, organisasi ini pun turut menyerahkan bibit tanaman dan 400 paket bantuan beras dari KLHK serta KNPI.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pula oleh Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo, Kepala Staf Kodam Jaya Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun, Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Corona

Kasus Covid-19 Aktif Warga Sekolah, Kemendikbudristek: Guru 222 Orang dan Siswa 156 Orang

Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek Jumeri membeberkan kasus positif Covid 19 aktif pada warga sekolah. Jumlah kasus positif Covid 19 lebih banyak terjadi pada guru, dibanding siswa. "Jadi memang kasus aktif yang ada di satuan pendidikan, untuk pendidik dan tenaga kependidikan terlapor Covid 19 ada 222. Kemudian peserta didik itu ada 156 yang terlapor covid," ucap […]

Read More
Corona

Jokowi Tekankan Covid-19 Tidak Akan Hilang dalam Waktu Singkat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas kabinet Indonesia Maju menekankan bahwa Pandemi Covid 19 tidak akan hilang dalam waktu singkat. Pernyataan Jokowi ini disampaikan Menko Luhut dalam Konferensi Pers virtual pada Senin, (6/9/2021). "Bapak presiden dalam ratas tadi siang menekankan bahwa Covid 19 tidak akan hilang dalam waktu yang sikat," kata Luhut. Oleh karenanya […]

Read More
Corona

Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Antisipasi Dampak Lonjakan Covid-19 di Luar Jawa dan Bali

Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan kembali pemerintah untuk mengantisipasi dampak lonjakan kasus Covid 19 di luar Pulau Jawa dan Bali. Terlebih lagi, kata Puan, Presiden Joko Widodo sudah mengakui ada lonjakan kasus Covid 19 di luar Pulau Jawa dan Bali. “Belajar dari pengalaman, jangan sampai terjadi lagi situasi seperti yang terjadi di Pulau Jawa […]

Read More