Pemudik Asal Jakarta Ikut Jadi Korban Kecelakaan, Truk yang Ditumpangi Terguling di Tol Cipali

Seorang pemudik ikut jadi korban kecelakaan setelah truk yang ditumpanginya terguling di Tol Cipali. Diketahui korbannya bernama Niko yang berumur 27 tahun. Ia merupakan pemudik asal Jakarta yang hendak menuju Tegal. Truk yang ditumpangi Niko mengalami kecelakaan di ruas Tol Cipali KM 159 wilayah Majalengka.

Akibatnya, ia tidak bisa melanjutkan perjalanannya. Beruntung, ia hanya mengalami syok dan tidak terdapat luka yang serius. "Iya, tadi numpang untuk mudik ke Tegal," ujar Niko saat diwawancarai, Sabtu (8/5/2021).

Niko menceritakan, ia terpaksa numpang lantaran takut disekat oleh petugas larangan mudik jika harus menggunakan sepeda motor. Alih alih tiba di kampung halaman dengan lancar, ia justru terlibat kecelakaan. "Alhamdulilah tidak apa apa. Mau tidak mau, saya harus naik kendaraan umum untuk melanjutkan perjalanan," ucapnya.

Sebuah kendaraan jenis truk pengangkut barang tekstil terguling di ruas Tol Cipali KM 159, Sabtu (8/5/2021) pagi. Diduga, kejadian itu diakibatkan sang sopir mengantuk. Sehingga, tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya hingga akhirnya terguling.

Informasi yang diterima, mobil berplat B 9414 MD itu juga membawa seorang penumpang untuk melakukan perjalanan mudik. Komandan Regu (Danru) 3 PJR Tol Cipali, Aiptu Dedi Supriadi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Yang mana, mobil truk pengangkut tekstil itu menabrak pembatas jalan hingga akhirnya terguling.

"Dugaan sementara karena sopir mengantuk, peristiwa itu sempat membuat kemacetan karena mobil melintang menutup arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Cirebon," ujar Dedi melalui keterangan resminya, Sabtu (8/5/2021). Dedi menyampaikan, ada seorang penumpang yang berusaha mudik ikut menjadi korban dalam kecelakaan ini. Beruntung, baik sopir dan penumpang selamat dan tidak mengalami luka serius saat kecelakaan terjadi.

"Penumpang ini rencananya akan mudik ke Tegal dengan ikut menumpang mobil pengangkut peti kemas ini," ucapnya. Saat ini, petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan upaya evakuasi terhadap bangkai truk yang melintang di badan jalan ruas Tol Cipali tersebut. Kemacetan sendiri terjadi kurang lebih sepanjang satu kilometer.

"Penanganan dalam waktu sejam dan kemacetan sudah bisa terurai," jelas dia. Sementara, pantauan di lokasi meski laju kendaraan sudah bisa terurai, hanya satu jalur cepat yang bisa digunakan untuk mengarah ke Cirebon. Volume kendaraan di kawasan tersebut juga terpantau sedikit lengang akibat adanya larangan mudik lebaran 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Regional

Wanita di Kebumen Jatuh ke Sungai saat Lewati Jembatan Ambrol, Korban Hanyut dan Belum Ditemukan

Nasib nahas menimpa seorang wanita di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Ia jatuh ke sungai saat melewati jembatan ambrol. Korban diketahui bernama Sutiem (47), warga Dukuh Semampir, Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupten Kebumen. Setelah jatuh, Sutiem hanyut terbawa arus dan hingga kini belum ditemukan Peristiwa itu terjadi pada Jumat (22/10/2021) sekira pukul 17.30 WIB. Saat itu, […]

Read More
Regional

Polisi Tembak Pelaku Rudapaksa Ibu Rumah Tangga dan Anak di Bawah Umur Hingga Kasus Curat di Batam

Lanuhudi alias Udin (39) dihadiahi timah panas polisi hingga yang menembus kakinya ketika hendak ditangkap Jumat (10/9) sekira pukul 18.00 WIB. Ia tampak meringis kesakitan saat dihadirkan anggota Polsek Nongsa bahkan harus menggunakan tongkat bantu hanya untuk berdiri. Ia nekat merudapaksa seorang ibu rumah tangga berinisial YI di rumah korbannya yang berlokasi di Kampung Melayu […]

Read More
Regional

Buntut Pengambilan Paksa Jenazah Bocah Pasien Covid-19 dari RSUP Leimena Ambon, 90 Orang Dites Swab

Lagi lagi kasus pengambilan paksa jenazah pasien Covid 19 terjadi. Di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Johannes Leimena, Kota Ambon, jenazah pasien Covid 19 diambil paksa oleh keluarganya, Minggu (27/6/2021) lalu. Belakangan jenazah tersebut akhirnya dikuburkan sesuai standar protokol kesehatan, setelah dilakukan mediasi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr Wendy Pelupessy mengatakan terkait dengan […]

Read More