Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif Buat Video Ajak Masyarakat Akhiri Pandemi melalui Vaksinasi

'Bangkit di saat sulit, menang melawan covid', penggalan bait itu menjadi pesan utama dalam video berjudul Yuk Vaksin yang dibuat para pelaku usaha ekonomi kreatif dari berbagai bidang. Video yang terdiri dari masyarakat berbagai kalangan itu menggambarkan semangat dan optimisme mereka untuk mengakhiri pandemi covid 19. Salah satunya lewat vaksinasi covid 19 yang kini gencar digelar seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga kalangan dunia usaha.

Berlatarkan Ibu Kota dengan segala seluk beluk rutinitas warganya, video tersebut secara langsung menarik perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno. Berlatarkan lagu bergenre dangdut, dirinya menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan pesan yang disampaikan. Terlebih mengenai ajakan masyarakat untuk dapat segera mendapatkan vaksin covid 19.

Sebab menurutnya, vaksinasi covid 19 dinilainya merupakan awal dari kebangkitan ekonomi bangsa, khususnya sektor parekraf nasional. Sehingga pandemi yang memicu resesi hingga menyulitkan masyarakat sejak awal 2020 lalu itu dapat segera berakhir. "Saya apresiasi sekali inisiasi dari video untuk mengajak kita semua vaksin. Ditampilkan sangat menarik, dan juga mengajak masyarakat, khususnya yang sekarang belum tersosialisasi akan pentingnya vaksin," ungkap Sandiaga Uno pada Senin (19/7/2021).

Dirinya berharap agar video yang dapat ditonton lewat youtube https://youtu.be/iEjwUfreC6g itu dapat menjadi inspirasi dalam mengejar target sebanyak lima juta dosis vaksin per hari. Vaksin pun menyasar masyarakat ekonomi kreatif yang didominasi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pekerja informal. "Tentunya ini kita harapkan menjadi salah satu pendukung gerakan, sehingga kita bisa mencapai target lima juta dosis vaksin per hari, sehingga di akhir tahun kita sudah bisa mencapai kekebalan komunal," ungkap Sandiaga Uno.

"Sukses untuk gerakan Yuk Vaksin," tutup Sandiaga Uno bersemangat. Tak hanya diunggah lewat youtube official @PortalArtis, masyarakat pun dapat berlangganan Ring Back Tone (RBT) musik bergenre dangdut itu. Caranya dengan mengirimkan pesan singkat (sms) dengan format YUVAKSIN yang dikirimkan ke nomor 1212 bagi pengguna Telkomsel.

Sedangkan bagi pengguna Indosat dapat mengirimkan sms dengan format YUVAKSIN ke nomor 808, XL & Axis dengan format YUVAKSIN ke nomor 1818 serta Tri dengan format YUVAKSIN ke nomor 1212 Sebagian pendapatan dari lagu tersebut akan digunakan untuk mendukung pengendalian pandemi Covid 19 di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Corona

Kasus Covid-19 Aktif Warga Sekolah, Kemendikbudristek: Guru 222 Orang dan Siswa 156 Orang

Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek Jumeri membeberkan kasus positif Covid 19 aktif pada warga sekolah. Jumlah kasus positif Covid 19 lebih banyak terjadi pada guru, dibanding siswa. "Jadi memang kasus aktif yang ada di satuan pendidikan, untuk pendidik dan tenaga kependidikan terlapor Covid 19 ada 222. Kemudian peserta didik itu ada 156 yang terlapor covid," ucap […]

Read More
Corona

UPDATE Capaian Vaksinasi Covid-19 RI: 83 Juta Dosis Pertama, 46 Juta Dosis Kedua

Berikut update vaksinasi Covid 19 di Indonesia hingga Kamis (23/9/2021) pukul 12.00 WIB. Dikutip dari vaksin.kemkes.go.id , 83.248.128 orang telah menerima vaksin Covid 19 dosis pertama. Jumlah ini mencapai 39,97 persen dari target vaksin yang ditetapkan pemerintah. Sedangkan dosis kedua sudah diterima oleh sebanyak 46.980.347 orang atau 22,56 persen. Diketahui pemerintah menargetkan penerima vaksin sebanyak […]

Read More
Corona

Jokowi Tekankan Covid-19 Tidak Akan Hilang dalam Waktu Singkat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas kabinet Indonesia Maju menekankan bahwa Pandemi Covid 19 tidak akan hilang dalam waktu singkat. Pernyataan Jokowi ini disampaikan Menko Luhut dalam Konferensi Pers virtual pada Senin, (6/9/2021). "Bapak presiden dalam ratas tadi siang menekankan bahwa Covid 19 tidak akan hilang dalam waktu yang sikat," kata Luhut. Oleh karenanya […]

Read More