KKP Terbitkan Prosedur Baru Menangkap Benih Bening Lobster di Alam

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Antam Novambar menjelaskan kegiatan penangkapan Benih Bening Lobster (BBL) di alam tetap diperbolehkan dengan prosedur baru. Hal itu menyusul larangan ekspor BBL sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 17 Tahun 2021. "Meski dilarang (ekspor), penangkapan benur yang belum berpigmen dapat dilakukan untuk pembudidayaan di wilayah negara RI," ujar Antam di Jakarta, Senin (21/6/2021).

Dia menerangkan penangkapan memperhatikan estimasi potensi sumber daya ikan, jumlah tangkapan yang diperbolehkan, dan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan yang ditetapkan. Selain itu, penangkapan didasarkan pada kuota dan lokasi penangkapan BBL yang ditetapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan berdasarkan masukan/rekomendasi dari Komisi Nasional Pengkajian Sumber Daya Ikan. Penangkapan juga hanya dapat dilakukan oleh nelayan kecil yang terdaftar dalam kelompok nelayan di lokasi penangkapan Benih Bening Lobster (puerulus) dan telah ditetapkan.

"Nelayan Kecil yang belum terdaftar dalam Lembaga Online Single Submission (OSS) dapat melakukan penangkapan sepanjang telah ditetapkan berdasarkan ketentuan peraturan perundang undangan," jelas Antam. Sementara Plt. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP M. Zaini Hanafi menambahkan, pengambilan BBL dari alam wajib menggunakan alat penangkapan ikan yang bersifat pasif dan ramah lingkungan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan. Zaini bertutur hal ini tujuannya untuk menjaga ekosistem laut, dan nelayan penangkap pun wajib melaporkan hasil tangkapannya ke pemerintah daerah.

"Nelayan kecil yang menangkap BBL wajib melaporkan hasil tangkapan kepada Dinas setempat untuk selanjutnya dilaporkan kepada direktur jenderal yang menangani tugas teknis di bidang perikanan tangkap," urai Zaini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bisnis

Sudah Tahu Rumus Fixed Cost? Simak Penjelasan Ini!

Rumus fixed cost bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang apapun harus dikuasai. Pasalnya, biaya ini menempati porsi terbanyak setelah biaya tidak tetap. Anggaran  yang dikeluarkan pada pos ini akan sama besarnya pada waktu tertentu, sehingga dapat diperkirakan sebelumnya. Apa itu Rumus Fixed Cost Pada suatu proses produksi, biaya tetap merupakan biaya yang harus selalu dikeluarkan […]

Read More
Bisnis

NTT Mau Tarik Banyak Investor Baru Lewat Forum Pacific Exposition 2021

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi membuka seluas luasnya peluang investasi di forum Pacific Exposition 2021. Ia menjelaskan masih sangat banyak potensi yang bisa digarap dari NTT. Ia menjelaskan beberapa sektor industri bisa didorong seperti perdagangan, pariwisata, perikanan dan kelautan, peternakan, pertanian perkebunan dan infrastruktur serta kerajinan tangan. "Melalui forum ini kami […]

Read More
Bisnis

Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp 929.000 Per Gram

Harga logam mulia atau emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk alias Antam stagnan di level Rp 929.000 per gram. Sementara harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga tidak bergerak di posisi Rp 819.000 per gram. Harga buyback ini berarti Antam akan membeli emas Anda dengan harga tersebut di Butik Emas LM Antam. Harga […]

Read More