Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp 929.000 Per Gram

Harga logam mulia atau emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk alias Antam stagnan di level Rp 929.000 per gram. Sementara harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga tidak bergerak di posisi Rp 819.000 per gram. Harga buyback ini berarti Antam akan membeli emas Anda dengan harga tersebut di Butik Emas LM Antam.

Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Untuk mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45 persen maka bawa NPWP saat transaksi. Antam emas batangan dijual mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1 kilogram yang tersedia di Butik Emas LM Antam. Berikut ini rincian harga emas Antam, Minggu (12/9/2021):

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bisnis

Sudah Tahu Rumus Fixed Cost? Simak Penjelasan Ini!

Rumus fixed cost bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang apapun harus dikuasai. Pasalnya, biaya ini menempati porsi terbanyak setelah biaya tidak tetap. Anggaran  yang dikeluarkan pada pos ini akan sama besarnya pada waktu tertentu, sehingga dapat diperkirakan sebelumnya. Apa itu Rumus Fixed Cost Pada suatu proses produksi, biaya tetap merupakan biaya yang harus selalu dikeluarkan […]

Read More
Bisnis

NTT Mau Tarik Banyak Investor Baru Lewat Forum Pacific Exposition 2021

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi membuka seluas luasnya peluang investasi di forum Pacific Exposition 2021. Ia menjelaskan masih sangat banyak potensi yang bisa digarap dari NTT. Ia menjelaskan beberapa sektor industri bisa didorong seperti perdagangan, pariwisata, perikanan dan kelautan, peternakan, pertanian perkebunan dan infrastruktur serta kerajinan tangan. "Melalui forum ini kami […]

Read More
Bisnis

KKP Terbitkan Prosedur Baru Menangkap Benih Bening Lobster di Alam

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Antam Novambar menjelaskan kegiatan penangkapan Benih Bening Lobster (BBL) di alam tetap diperbolehkan dengan prosedur baru. Hal itu menyusul larangan ekspor BBL sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 17 Tahun 2021. "Meski dilarang (ekspor), penangkapan benur yang belum berpigmen dapat dilakukan untuk pembudidayaan di wilayah […]

Read More