Buntut Pengambilan Paksa Jenazah Bocah Pasien Covid-19 dari RSUP Leimena Ambon, 90 Orang Dites Swab

Lagi lagi kasus pengambilan paksa jenazah pasien Covid 19 terjadi. Di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Johannes Leimena, Kota Ambon, jenazah pasien Covid 19 diambil paksa oleh keluarganya, Minggu (27/6/2021) lalu. Belakangan jenazah tersebut akhirnya dikuburkan sesuai standar protokol kesehatan, setelah dilakukan mediasi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr Wendy Pelupessy mengatakan terkait dengan kasus pengambilan paksa jenazah Covid ini, sebanyak 90 orang yang berkontak erat dengan korban rencananya akan dilakukan test swab hari ini.

Tes swab dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19. "Jenazah bisa dibawa karena pengamanan longgar," ujarnya. Wendy mengatakan keamanan harus lebih diperketat oleh pihak rumah sakit dan satgas Covid 19.

Pasalnya, jika hal seperti ini kembali terulang akan sangat membahayakan karena bisa menambah jumlah kasus positif di Kota Ambon. Sebelumnya, jenazah pasien Covid 19 seorang bocah berusia 11 tahun berinisial PH diambil paksa oleh pihak keluarga dari RSUP dr Johannes Leimena Kota Ambon, Minggu (27/6/2021) sore. Tampak seorang pria berkaus hitam dan bercelana pendek tengah membopong jenazah.

Jenazah korban Covid 19 terlihat hanya ditutupi dengan selimut berwana cokelat muda. Dengan menggunakan tangannya, pria tersebut kemudian membawa jenazah keluar dari ke rumah sakit. Ia membawanya ke angkutan kota yang sudah berada di tempat parkir.

Aksi itu seketika membuat heboh pengunjung lainnya. Mereka pun sempat mengabadikan kejadian itu menggunakan telepon genggam. Sementara itu, petugas keamanan rumah sakit hanya diam menyaksikan aksi pengambilan paksa jenazah itu.

Dari informasi yang dihimpun, jenazah tersebut terkonfirmasi positif Covid 19 berdasarkan hasil tes swab. Sedangkan pria yang membopongnya merupakan pihak keluarga korban. Direktur Utama RS J Leimena, dr Celestinus Eigya Munthe SpKJ M.Kes membenarkan kejadian ini.

Celestinus menambahkan, pihaknya menyerahkan kasus pengambilan paksa ini kepada pihak kepolisian. "Saat ini kami menyerahkan penanganan masalah pada pihak satpol PP dan kepolisian sesuai aturan," tandasnya. Selain mengambil paksa jenazah, pihak keluarga PH juga menolak pemakaman sesuai dengan protokol kesehatan.

Pihak kepolisian kemudian mengambil langkah mediasi untuk menyelesaikan masalah ini. Akhirnya pihak keluarga setuju PH dikuburkan sesuai standar prosedur Covid 19. "Tadi malam kami dampingi gugus tugas untuk mediasi," kata Burhanudin.

Mediasi dilakukan di rumah korban yang terletak di Kecamatan Teluk Ambon, Minggu (27/6/2021) malam. Dia mengatakan, mediasi dilakukan bersama pihak keluarga agar jenazah korban bisa segera dikuburkan demi keamanan bersama. "Keluarga setuju jadi pemakaman langsung dilakukan," ujarnya.

Proses mediasi yang dilakukan akhirnya disetujui pihak keluarga dengan persyaratan. Pihak keluarga ingin proses pemulasaran dilakukan di rumah duka, bukan di rumah sakit. Sebelum pemakaman, pihak gugus tugas menyemprotkan disinfektan di rumah keluarga korban.

Akhirnya jenazah korban dimakamkan di Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon sesuai prosedur Covid 19.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Regional

Wanita di Kebumen Jatuh ke Sungai saat Lewati Jembatan Ambrol, Korban Hanyut dan Belum Ditemukan

Nasib nahas menimpa seorang wanita di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Ia jatuh ke sungai saat melewati jembatan ambrol. Korban diketahui bernama Sutiem (47), warga Dukuh Semampir, Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupten Kebumen. Setelah jatuh, Sutiem hanyut terbawa arus dan hingga kini belum ditemukan Peristiwa itu terjadi pada Jumat (22/10/2021) sekira pukul 17.30 WIB. Saat itu, […]

Read More
Regional

Polisi Tembak Pelaku Rudapaksa Ibu Rumah Tangga dan Anak di Bawah Umur Hingga Kasus Curat di Batam

Lanuhudi alias Udin (39) dihadiahi timah panas polisi hingga yang menembus kakinya ketika hendak ditangkap Jumat (10/9) sekira pukul 18.00 WIB. Ia tampak meringis kesakitan saat dihadirkan anggota Polsek Nongsa bahkan harus menggunakan tongkat bantu hanya untuk berdiri. Ia nekat merudapaksa seorang ibu rumah tangga berinisial YI di rumah korbannya yang berlokasi di Kampung Melayu […]

Read More
Regional

Hendak Cium Kening Saat Akad Nikah, Pria Ini Kaget Ternyata Istrinya Berkumis dan Berjenggot

Media sosial dihebohkan pengantin pria kaget saat buka cadar pasangannya setelah akad nikah. Wajah sang mempelai tak sesuai dengan harapan. Video pernikahan seketika viral di media sosial setelah terjadinya tindakan tak biasa. Video ijab kabul tersebut langsung viral usai diunggah pemilik akun TikTok @indradewi2242 Dalam video tersebut, memperlihatkan pasangan pengantin tengah bersiap menggelar prosesi akad […]

Read More